— Paragraf 1 —
CALIFORNIA – Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka dengan servis yang presisi dan bertenaga berhasil mengalahkan mantan petenis peringkat satu dunia Naomi Osaka 6-2, 6-4 pada babak 16 besar BNP Paribas Open di Indian Wells, Rabu WIB.
— Paragraf 2 —
Dalam pertarungan antara juara Grand Slam empat kali itu Sabalenka membalas kekalahannya dari satu-satunya pertemuan mereka sebelumnya di WTA Tour, yakni pada US Open 2018.
— Paragraf 3 —
“Saya sangat senang dengan penampilan saya hari ini, cara saya menghadirkan variasi di lapangan, sehingga saya membuatnya menebak-nebak hampir sepanjang waktu,” kata Sabalenka usai pertandingan.
— Paragraf 4 —
“Saya mencoba mengubah ritme dan memastikan bola kembali ke sisinya dengan ketinggian dan kecepatan yang berbeda. Jadi saya pikir itu adalah kunci pertandingan.”
— Paragraf 5 —
Sabalenka dan Osaka telah memenangi empat dari delapan Australian Open terakhir dan empat dari delapan US Open terakhir.
— Paragraf 6 —
Meskipun usia mereka hanya terpaut tujuh bulan, dengan Osaka lebih tua, rentang waktu kemenangan mereka sangat berbeda.
— Paragraf 7 —
Osaka memenangi gelar Grand Slam selama empat tahun berturut-turut dari 2018-2021, sementara Sabalenka memenangi gelarnya dalam rentang tiga tahun dari 2023-2025.
— Paragraf 8 —
Gelar terakhir Osaka — terlepas dari kemenangannya di WTA 125 L’Open 35 de Saint Malo — adalah Australian Open 2021. Sejak kembali setelah melahirkan pada 2024, ia telah mencapai final di Auckland dan Montreal, dan semifinal US Open.
— Paragraf 9 —
Dalam konferensi pers pascapertandingan, Sabalenka ditanya apakah ia merasakan intensitas ekstra sebelum bermain melawan Osaka.
— Paragraf 10 —
“Tidak juga,” kata Sabalenka.
— Paragraf 11 —
“Saya tidak memikirkan hal-hal seperti itu sebelum pertandingan. Saya hanya fokus pada diri sendiri, fokus pada rencana permainan yang saya miliki. Inilah yang saya pelajari dari pengalaman, bahwa Anda sebaiknya meninggalkan hal-hal ini di luar lapangan tenis, dan Anda keluar dan melakukan yang terbaik.”
— Paragraf 12 —
Membuka pertandingan dengan servis ace, Osaka berhasil melewati break point dan mempertahankan servisnya. Sabalenka kemudian memenangi tiga gim berikutnya, yang sangat dibantu oleh tiga kesalahan ganda Osaka di gim ketiga.
— Paragraf 13 —
Tepat ketika Osaka tampak mulai mengejar ketertinggalan di set tersebut, Sabalenka meningkatkan servisnya.
— Paragraf 14 —
Sabalenka memenangi 39 dari 56 poin servisnya atau 70 persen, dan tidak pernah kehilangan servisnya. Ia menyelesaikan pertandingan dengan delapan ace, dua di antaranya pada gim terakhir, dan tanpa kesalahan ganda.
➡️ Baca Juga: Safari Dongeng Ramadan Sukses Digelar di 51 Kota Se-Indonesia
➡️ Baca Juga: Bahlil Lahadalia: Pesantren sebagai Fondasi Nasionalisme dan Penghasil Pemimpin Bangsa