HBH ParPaluta: Suasana Hangat, Kompak, dan Meriah dalam Acara Tersebut

Jakarta – Sejak pagi hari, halaman dan lobi Gedung Serbaguna Dislaikad di Cibubur, Jakarta Timur, sudah dipenuhi dengan wajah-wajah ceria. Keluarga besar warga Paluta datang satu per satu, ada yang membawa anak, berkelompok sambil tertawa, atau bersama para lansia. Sapaan hangat, jabat tangan, dan pelukan akrab menciptakan suasana seperti reuni keluarga yang sudah lama tidak bertemu, dipenuhi kerinduan dan keakraban yang mendalam.

Halal Bi Halal Keluarga Besar ParPaluta

Dalam suasana yang penuh kehangatan ini, Halal Bi Halal (HBH) Keluarga Besar DPP Parsadaan Padang Lawas Utara (ParPaluta) yang berlangsung di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, dihelat dengan tema yang menggugah. Tema tersebut adalah, “Sucikan Hati, Saling Memaafkan, Merajut Kebersamaan, Mempererat Silaturahmi Persaudaraan Keluarga Besar ParPaluta.”

Makna Tema HBH

Tema yang diusung mencerminkan esensi ParPaluta sebagai rumah besar bagi para perantau asal Padang Lawas Utara. Sejak didirikan, ParPaluta berpegang pada filosofi kampung halaman “Itte disiriaon, tangi di siluliuton”, yang mengajarkan tentang kepedulian terhadap sesama—hadir dalam suka dan duka tanpa perlu diundang, serta saling menghormati dalam setiap kesempatan. Nilai-nilai ini yang membuat komunitas Paluta di perantauan tetap kompak dan solid, terutama di bawah kepemimpinan Hamsir Siregar RCM.

Pembukaan Acara yang Hangat

Ketua Panitia HBH, Alfian Rusdi Hasibuan, membuka acara dengan penuh ketulusan. Dalam sambutannya, ia mengajak semua kerabat untuk terus menjaga silaturahmi yang telah terjalin.

“Dengan HBH ini mari kita saling memaafkan. Kami sebagai panitia mohon maaf jika ada kesalahan atau hal-hal yang kurang berkenan dalam pelaksanaan acara ini,” ucap Alfian dengan tulus.

Kekompakan Panitia

Di bawah kepemimpinan Alfian, panitia bekerja dengan rapi dan penuh semangat. Kehadiran para undangan yang antusias menjadi bukti bahwa kebersamaan warga Paluta di rantau semakin kuat.

Sapanggadongan dalam Rumah Besar ParPaluta

Ketua Umum Parsadaan Luat Portibi, Akhmad Gojali Harahap, tampil mewakili parsadaan kecamatan. Dengan gaya yang akrab, ia mengapresiasi setiap hadirin dari podium, memastikan tidak ada yang terabaikan.

Ia mengistilahkan seluruh yang hadir sebagai kaum “Sapanggadongan”, menggambarkan satu kesatuan keluarga dalam rumah besar ParPaluta. “ParPaluta hadir dengan niat untuk sukses bersama,” tegasnya dengan penuh keyakinan.

Apresiasi dari Dewan Pembina

Ketua Dewan Pembina, Maradaman Harahap, juga memberikan apresiasi kepada panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. “Kami mendukung sepenuhnya untuk kesuksesan ParPaluta,” ujarnya dengan semangat.

Visi Hamsir Siregar RCM

Puncak acara ditandai dengan sambutan penuh semangat dari Ketua Umum ParPaluta, Hamsir Siregar RCM. Dengan suara yang lantang, ia menggaungkan motto: Bangkit, Maju, dan Jaya, yang langsung disambut dengan antusias oleh semua yang hadir.

Hamsir mengajak semua yang hadir untuk mengenang kembali awal berdirinya ParPaluta pada 12 November 2019. Ia menegaskan bahwa paguyuban ini dibentuk untuk menciptakan interaksi sosial yang harmonis antarwarga Paluta di rantau, berlandaskan pada adat Dalihan Na Tolu, yaitu manat-manat markahanggi, hormat marmora, dan elek maranakboru.

Interaksi Sosial yang Elegan

Dengan visi yang kuat, Hamsir menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian dalam komunitas. Ia percaya bahwa interaksi sosial yang positif akan memperkuat ikatan antar anggota, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang saling mendukung dan memajukan.

Menjaga Tradisi dan Kebudayaan

Acara HBH ini tidak hanya sekadar ajang pertemuan, tetapi juga menjadi momen untuk merayakan tradisi dan budaya asal Padang Lawas Utara. Hamsir menegaskan pentingnya melestarikan budaya lokal di tengah arus modernisasi.

“Kita harus terus menanamkan nilai-nilai budaya kita kepada generasi selanjutnya, sehingga identitas kita sebagai warga Paluta tetap terjaga,” ujarnya.

Peranan Generasi Muda

Hamsir juga mengajak generasi muda untuk terlibat aktif dalam kegiatan yang diadakan oleh ParPaluta. Dengan melibatkan mereka, diharapkan akan lahir pemimpin-pemimpin baru yang dapat meneruskan estafet kepemimpinan di masa depan.

“Kita perlu memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi. Mereka adalah harapan kita di masa depan,” tambahnya.

Moment Berharga dalam Kebersamaan

HBH kali ini juga diwarnai dengan berbagai kegiatan menarik yang membuat suasana semakin meriah. Di antaranya adalah pertunjukan seni dan budaya yang melibatkan anggota komunitas, serta sesi berbagi cerita dan pengalaman dari para perantau.

Kegiatan ini tidak hanya memperkuat rasa kebersamaan, tetapi juga menciptakan kenangan indah yang akan selalu diingat oleh setiap peserta. Ini adalah bagian dari upaya untuk mempererat silaturahmi di antara anggota komunitas.

Pentingnya Silaturahmi

Silaturahmi menjadi salah satu nilai inti yang dipegang teguh oleh ParPaluta. Dalam konteks ini, setiap individu diharapkan untuk terus menjaga hubungan baik dengan sesama, baik di dalam maupun di luar komunitas.

“Silaturahmi bukan hanya sekadar bertemu, tetapi juga saling memahami dan mendukung satu sama lain dalam setiap langkah,” jelas Hamsir.

Harapan untuk Masa Depan

Dengan semangat baru yang dibawa oleh HBH tahun ini, para peserta pulang dengan penuh harapan dan tekad untuk terus berkontribusi bagi kemajuan ParPaluta. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa meskipun berada jauh dari kampung halaman, ikatan antar warga tetap harus dijaga.

“Kita harus terus berusaha untuk mengembangkan komunitas ini agar lebih baik lagi di masa depan. Bersama, kita bisa mencapai kesuksesan yang lebih besar,” tutup Hamsir dengan penuh optimisme.

➡️ Baca Juga: Panduan Latihan Gym untuk Menunjang Gaya Hidup Sehat dan Aktif Anda

➡️ Baca Juga: Karyawan Epic Games Terkena Kanker PHK, Tim Sweeney Janji Tangani Asuransinya

Exit mobile version