UIN Jakarta Raih Peringkat 29 Universitas Terbaik Dunia di QS WUR by Subject 2026

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah mengukir prestasi yang membanggakan di kancah internasional dengan menempati posisi ke-29 dalam QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026 untuk bidang Theology, Divinity & Religious Studies. Pencapaian ini tidak hanya menunjukkan kualitas akademik yang tinggi, tetapi juga membuktikan bahwa institusi ini memiliki daya saing global yang semakin meningkat. Dengan skor keseluruhan 76.1, UIN Jakarta menunjukkan keunggulan dalam berbagai indikator penilaian, termasuk Employer Reputation, H-index, Citations per Paper, dan Academic Reputation.

Peringkat yang Meningkat Secara Signifikan

Peringkat UIN Jakarta yang sebelumnya berada di rentang 101-150 pada QS WUR by Subject 2025 dan 101-140 pada edisi 2024, kini melesat ke posisi yang lebih tinggi. Lonjakan ini mencerminkan perkembangan kualitas akademik dan penelitian yang semakin kuat di lingkungan UIN Jakarta. Dengan pencapaian ini, UIN Jakarta berhasil melampaui sejumlah universitas ternama dunia lainnya, seperti Fordham University dan University of Birmingham, yang masing-masing berada di urutan 30 dan 31.

Dengan keberhasilan ini, UIN Jakarta kini berada di antara lembaga-lembaga pendidikan terkemuka global, menunjukkan bahwa institusi pendidikan di Indonesia mampu bersaing di level internasional. Ini adalah bukti nyata dari dedikasi dan kerja keras seluruh sivitas akademika dalam membangun tradisi akademik yang kokoh.

Indikator Penilaian yang Menentukan

Pencapaian peringkat ini tidak lepas dari kinerja unggul UIN Jakarta dalam beberapa indikator penilaian, antara lain:

Indikator-indikator ini memberikan gambaran yang jelas mengenai kualitas pendidikan dan penelitian yang dilakukan oleh UIN Jakarta. Kinerja yang baik dalam kategori-kategori tersebut mencerminkan bahwa lulusan dari UIN Jakarta sangat dihargai di dunia kerja, dan kontribusi akademiknya diakui secara luas.

Pengakuan Internasional

Pencapaian UIN Jakarta dalam QS WUR by Subject 2026 menjadi sorotan penting tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di tingkat internasional. Dengan menempati posisi 29, UIN Jakarta berada di atas universitas-universitas bereputasi lainnya, termasuk Université catholique de Louvain di urutan 32 dan The Catholic University of America di urutan 35. Ini menunjukkan bahwa UIN Jakarta tidak hanya berhasil mempertahankan tradisi akademik yang kuat tetapi juga semakin diakui di kancah global.

Prestasi Perguruan Tinggi Lain di Indonesia

Di samping UIN Jakarta, sejumlah perguruan tinggi Indonesia lainnya juga berhasil masuk dalam pemeringkatan QS WUR by Subject. Beberapa di antaranya termasuk:

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa institusi pendidikan tinggi di Indonesia semakin memperkuat posisinya di tingkat global, dengan semakin banyaknya universitas yang berhasil memperoleh pengakuan internasional.

Peran Rektor dan Sivitas Akademika

Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Asep Saepudin Jahar, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja sama dan dedikasi dari seluruh sivitas akademika dalam membangun tradisi akademik yang kuat. “Capaian ini adalah buah dari kolaborasi dan dedikasi sivitas akademika UIN Jakarta dalam membangun tradisi akademik yang kokoh dan berdaya saing global,” ungkapnya.

Menurut Asep, pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama untuk terus memperkuat tradisi akademik. “Ini bukan hanya capaian, tetapi juga tanggung jawab kita untuk terus meningkatkan kualitas dan memperkuat tradisi akademik di UIN Jakarta,” tegasnya.

Apresiasi terhadap Dukungan Pemerintah

Rektor juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementerian Agama Republik Indonesia atas dukungan yang diberikan, terutama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Kementerian Agama RI yang senantiasa mendorong peningkatan mutu perguruan tinggi keagamaan Islam, terutama UIN Jakarta,” tambahnya.

Strategi Internasionalisasi Perguruan Tinggi

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Sahiron Syamsuddin, menilai pencapaian UIN Jakarta ini sebagai indikator keberhasilan strategi internasionalisasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). “Dua PTKIN lainnya yang juga berhasil menembus peringkat dunia adalah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang,” ujarnya.

Sahiron menambahkan, di tengah persaingan global yang ketat, hanya sedikit perguruan tinggi di Indonesia bahkan Asia yang mampu menembus 50 besar dunia pada bidang studi tertentu. “Prestasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi internasional, meningkatkan kualitas riset, serta memperluas pengakuan global terhadap PTKIN sebagai pusat unggulan studi keagamaan,” ungkapnya.

Pentingnya Kolaborasi Internasional

Keberhasilan UIN Jakarta dan PTKIN lainnya di kancah internasional menjadi harapan untuk memperkuat hubungan dan kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi di luar negeri. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan dan penelitian, serta memperluas pengakuan global terhadap pendidikan tinggi di Indonesia.

“Prestasi ini layak kita rayakan bersama, sekaligus menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan mutu dan daya saing PTKIN di kancah internasional,” tambah Sahiron dengan penuh optimisme.

Menatap Masa Depan yang Cerah

Dengan pencapaian ini, UIN Jakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan penelitian di berbagai bidang. Rektor Asep Saepudin Jahar berharap prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang, serta mendorong UIN Jakarta untuk berusaha lebih keras dalam mencapai pemeringkatan di bidang lainnya.

“Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya dan berinovasi,” tutup Asep. Dengan semangat yang tinggi dan dedikasi yang kuat, UIN Jakarta bertekad untuk menjadi salah satu institusi pendidikan terdepan di dunia, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam disiplin ilmu lainnya.

➡️ Baca Juga: Swiss Open 2026: Adnan/Indah Sukses Eliminasi Dejan/Bernadine, Melaju ke Babak Kedua

➡️ Baca Juga: 5 Resep Minuman Kolagen Alami yang Mudah Dibuat di Rumah Menurut Ahli Nutrisi

Exit mobile version