DPUPR Temanggung Percepat Perbaikan Jalur Alternatif Mudik Lebaran 2026 Sepanjang 18 Kilometer

Perbaikan infrastruktur jalan menjelang arus mudik Lebaran merupakan salah satu langkah krusial untuk memastikan perjalanan yang aman dan nyaman bagi para pemudik. Di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) telah mengambil inisiatif untuk mempercepat perbaikan pada jalur alternatif mudik yang vital. Dengan fokus pada empat ruas jalan strategis, total panjang yang akan diperbaiki mencapai 18 kilometer, mencakup jalur dari Muntung-Jumo hingga Maron-Kandangan. Langkah ini diharapkan dapat mengatasi potensi masalah yang mungkin timbul selama periode mudik Lebaran 2026.
Strategi Perbaikan Jalur Alternatif
Kepala UPT Wilayah V Kandangan, Budi Setyoko, menekankan pentingnya perbaikan jalur-jalur ini dengan mengimplementasikan teknik Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) dan penggunaan aspal beton pada area yang mengalami kerusakan parah. Proses perbaikan ini tengah dipercepat dengan target penyelesaian pada tanggal 14 Maret 2026. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua jalur yang akan dilalui pemudik dalam kondisi optimal.
Fokus pada Keamanan dan Kenyamanan Pemudik
Perbaikan jalan ini menjadi prioritas utama untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik. Budi Setyoko menegaskan bahwa ada empat ruas jalan yang ditangani di wilayah UPT Kandangan, dengan total panjang sekitar 18 kilometer. Dari empat ruas tersebut, perbaikan yang sudah berjalan adalah di ruas Kandangan-Tegong, yang mencapai panjang sekitar 6,7 kilometer.
Teknik Perbaikan yang Diterapkan
Dalam proses perbaikan, teknisi jalan menggunakan teknik penambalan dengan Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) yang efektif untuk memperbaiki permukaan jalan. Pada ruas jalan yang mengalami kerusakan lebih parah, perbaikan dilakukan dengan menggunakan material aspal beton. Langkah ini bertujuan untuk memberikan solusi yang lebih tahan lama dan mengurangi risiko kerusakan lebih lanjut.
- Penggunaan teknik AC-WC untuk penambalan jalan.
- Penggunaan aspal beton pada area yang rusak parah.
- Target penyelesaian proyek pada 14 Maret 2026.
- Fokus pada empat ruas jalan strategis.
- Perbaikan di ruas Kandangan-Tegong sepanjang 6,7 kilometer.
Upaya Mencegah Gangguan Selama Perjalanan
Percepatan perbaikan ini diambil untuk memastikan bahwa jalur yang dilalui oleh pemudik tidak mengalami kerusakan yang dapat mengganggu kelancaran perjalanan mereka. Budi Setyoko berharap, dengan adanya perbaikan yang dilakukan, lalu lintas dapat berjalan dengan lancar dan aman, serta terhindar dari masalah seperti jalan berlubang yang sering mengganggu arus mudik.
Target Penyelesaian dan Harapan untuk Arus Mudik
DPUPR menargetkan bahwa seluruh pekerjaan perbaikan jalan di wilayah tersebut akan selesai pada tanggal 14 Maret 2026. Dengan demikian, jalur alternatif mudik diharapkan sudah siap digunakan oleh para pemudik saat Lebaran. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik, yang merupakan tradisi penting bagi banyak orang.
Melalui langkah-langkah ini, DPUPR tidak hanya berupaya meningkatkan kualitas jalan, tetapi juga berkontribusi pada keamanan dan kenyamanan seluruh pemudik yang akan melintasi jalur-jalur tersebut. Dengan perbaikan yang tepat dan cepat, diharapkan perjalanan pulang ke kampung halaman bisa dilakukan dengan lebih aman dan nyaman, tanpa ada hambatan yang berarti.
➡️ Baca Juga: Prototipe BMW i3 Tunjukkan Kekuatan dan Teknologi Unggulan di Atas Es
➡️ Baca Juga: 7 Game Android Unggulan 2026 untuk Menemani Ngabuburit di Bulan Puasa Anda!