103 ASN Cimahi Dilantik Melalui Mekanisme Ketat, Ngatiyana Tegaskan Tak Ada Proses Instan

Pemerintah Kota Cimahi baru-baru ini melaksanakan pelantikan pejabat baru sebanyak 103 orang, mencakup posisi administrator, pengawas, dan fungsional. Pelantikan ini ditujukan untuk mengisi jabatan-jabatan yang sebelumnya kosong dalam struktur birokrasi pemerintahan.
Pelantikan yang Dikenakan Prosedur Ketat
Pelantikan tersebut berlangsung di Aula A Pemkot Cimahi pada Jumat sore, 17 April 2026, dan dipimpin langsung oleh Ngatiyana. Tindakan ini diambil untuk memastikan bahwa organisasi pemerintahan dapat beroperasi dengan efektif tanpa terhambat oleh kekosongan jabatan.
Proses Penataan Birokrasi
Ngatiyana menjelaskan bahwa pengangkatan pejabat baru ini merupakan bagian dari upaya untuk menata birokrasi yang telah mengikuti prosedur resmi yang berlaku. Ia menegaskan pentingnya tidak membiarkan jabatan kosong terlalu lama, karena hal tersebut dapat mengganggu kinerja organisasi secara keseluruhan.
“Ini saatnya kita promosikan kembali siapa yang akan mengisi jabatan yang kosong,” ungkap Ngatiyana saat memberikan keterangan kepada awak media.
Mekanisme Seleksi yang Transparan
Ngatiyana juga menekankan bahwa semua proses penempatan jabatan telah melalui mekanisme yang ketat, mulai dari tingkat daerah hingga ke pusat. “Kami harus mendapatkan persetujuan dari Provinsi, Kemendagri, dan Badan Kepegawaian Negara (BKN),” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh tahapan prosedur telah dilalui dengan baik, termasuk melalui Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) yang ada di Kota Cimahi.
Seleksi Berdasarkan Kriteria yang Jelas
Karena jabatan yang dilantik berada pada eselon III ke bawah, proses seleksi mengacu pada ketentuan yang berlaku. “Hasil sidang jabatan telah menentukan siapa yang layak dan memiliki hak untuk menempati posisi tersebut,” tegas Ngatiyana.
Dalam konteks ini, Ngatiyana mengharapkan agar media dapat menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat mengenai proses seleksi ini. “Panitia seleksi serta Baperjakat harus memegang teguh prinsip-prinsip pertimbangan, termasuk syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh calon pejabat,” tambahnya.
Aspek Pertimbangan dalam Penempatan Jabatan
Berbagai aspek menjadi pertimbangan dalam proses penempatan jabatan, seperti:
- Rekam jejak ASN
- Pengalaman kerja
- Kepangkatan
- Riwayat disiplin
- Pelanggaran hukum disiplin yang pernah dilakukan
“Kami mempertimbangkan semua aspek tersebut untuk memastikan bahwa penempatan jabatan tidak dilakukan sembarangan,” jelas Ngatiyana. “Semua ini melalui mekanisme yang jelas, bukan keputusan yang diambil secara sembarangan.”
Keterlibatan Beragam Unsur dalam Proses Seleksi
Dalam pelaksanaan proses ini, Baperjakat melibatkan berbagai unsur, termasuk Sekretaris Daerah, Asisten, Inspektorat, serta bagian hukum. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh tahapan dalam proses seleksi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Proses Khusus untuk Dinas Kependudukan
Namun, tidak semua jabatan berhasil dilantik pada kesempatan ini. Khususnya untuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), proses pengisian jabatan tersebut dinilai lebih kompleks dan membutuhkan waktu lebih lama.
Dengan penegakan prosedur yang ketat dan transparan, pelantikan ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam kinerja pemerintahan Kota Cimahi. Melalui penempatan ASN yang berkompeten, diharapkan pelayanan publik dapat lebih optimal dan efisien.
Ngatiyana menekankan bahwa keberhasilan birokrasi sangat tergantung pada kemampuan dan integritas setiap pejabat yang diangkat. “Kami percaya bahwa dengan dukungan ASN yang tepat, Kota Cimahi dapat mencapai tujuan-tujuan pembangunan yang lebih baik,” tutupnya.
Dengan langkah ini, pemerintah Kota Cimahi menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penataan yang lebih baik dalam struktur birokrasi. Diharapkan, ASN yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi maksimal bagi masyarakat.
➡️ Baca Juga: Harga Pangan Global Meningkat Menurut FAO: Dampak dan Analisis Terkini
➡️ Baca Juga: Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series: Era Baru John Herdman Mulai dengan Perubahan Signifikan



