Insiden Ricuh di Konser Dongker Bogor: Kursi Diterbangkan dari Lantai Atas Mal

Sebuah insiden kekerasan mengguncang Bogor, ketika konser punk band Dongker mengalami kekisruhan. Acara yang merupakan bagian dari Bogor Trade Market, berlangsung di Boxies 123 Mall Tajur, Bogor pada Kamis malam, 12 Maret 2026. Ketika band asal Bandung ini naik panggung sebagai penampil utama, situasi mulai memanas.
Membludaknya Penonton
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak kerumunan penonton yang memenuhi area dalam mal. Eskalator dan jalur menuju pintu masuk venue konser tampak dipadati oleh para pendukung Dongker yang dikenal dengan sebutan Balada Dongkap. Kepadatan massa inilah yang kemudian memicu aksi saling dorong di antara penonton.
Situasi menjadi semakin tegang ketika salah satu penonton melempar kursi dari lantai atas mal ke arah kerumunan di bawah. Kursi tersebut mengenai salah satu pengunjung yang berada di area bawah, memicu kekhawatiran di tengah penonton lainnya.
Kemacetan Menuju Venue Konser
Pengunjung yang telah membeli tiket acara mengungkapkan kekecewaannya karena kesulitan masuk ke area konser akibat membludaknya penonton. Kondisi ini membuat akses menuju venue menjadi sangat padat dan sulit dilalui. Hingga saat berita ini ditulis, baik pihak penyelenggara Bogor Trade Market maupun band Dongker belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden kericuhan yang terjadi.
Penampilan Dongker dan Band Lainnya
Dalam acara tersebut, Dongker tampil bersama sejumlah band lokal lainnya seperti Sekaloka, Tata Jiwa, dan Ourlast yang juga turut meramaikan panggung di hari pertama Bogor Trade Market.
- Dongker adalah band punk asal Bandung
- Insiden kekacauan terjadi pada 12 Maret 2026 di Bogor Trade Market
- Balada Dongkap adalah sebutan untuk fans Dongker
- Seorang penonton melempar kursi dari lantai atas mal, memicu kepanikan
- Pihak penyelenggara dan band belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini
Insiden ricuh ini menunjukkan betapa pentingnya pengelolaan penonton dan keamanan dalam sebuah acara konser. Semoga kejadian ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi penyelenggara acara lainnya untuk selalu menempatkan keamanan dan kenyamanan penonton sebagai prioritas utama.
➡️ Baca Juga: Changan Sukses Mendapatkan Lisensi Pengendalian Otomatis Tingkat 3
➡️ Baca Juga: PLN Pastikan Kesiapan SPKLU di Rute Surabaya-Bali Menjelang Arus Mudik Lebaran 2026 Siap Optimal




