GoPay Tingkatkan Literasi Keuangan Pecalang untuk Masyarakat yang Lebih Cerdas

Jakarta – GoPay, dalam kolaborasi dengan Findaya dan Multifinance Anak Bangsa, meluncurkan program edukasi keuangan bernama Pintar Bareng GoPay yang ditujukan untuk 80 pecalang. Pecalang, yang merupakan tokoh masyarakat adat, memiliki peran vital dalam menjaga keharmonisan, ketertiban, dan keseimbangan di desa-desa adat Bali. Program ini adalah langkah penting untuk meningkatkan literasi keuangan pecalang demi kesejahteraan masyarakat.
Peran Pecalang dalam Masyarakat Adat Bali
Pecalang bukan hanya sekadar penegak tradisi, tetapi juga penghubung antara masyarakat dan nilai-nilai budaya yang dipegang teguh oleh masyarakat Bali. Dalam konteks ini, pemahaman tentang keuangan menjadi sangat penting. Melalui program edukasi ini, mereka diharapkan bisa mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Pentingnya Literasi Keuangan
Literasi keuangan merujuk pada kemampuan individu untuk memahami dan menggunakan berbagai informasi keuangan. Hal ini mencakup pengelolaan anggaran, perencanaan keuangan, serta penggunaan layanan keuangan digital. Bagi pecalang, peningkatan literasi keuangan tidak hanya akan membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dalam perencanaan masa depan yang lebih baik.
Program Pintar Bareng GoPay
Melalui program Pintar Bareng GoPay, para pecalang menerima pelatihan praktis mengenai pengelolaan keuangan sehari-hari. Hal ini mencakup pengaturan pemasukan dan pengeluaran, serta membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kepala Corporate Affairs GoTo, Audrey P. Petriny, menekankan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang penggunaan layanan keuangan digital dengan bijak.
Prinsip Dasar Pengelolaan Keuangan
Program ini disajikan secara interaktif, memungkinkan peserta untuk terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Beberapa prinsip dasar yang diajarkan antara lain:
- Pentingnya membuat anggaran keuangan.
- Menentukan tujuan keuangan jangka pendek dan panjang.
- Strategi untuk mengatasi pengeluaran yang tidak terduga.
- Memahami perbedaan antara investasi dan tabungan.
- Pentingnya memantau dan mengevaluasi kesehatan keuangan secara berkala.
Pemahaman tentang Layanan Pendanaan Digital
Selain fokus pada pengelolaan keuangan, program ini juga memperkenalkan pecalang pada layanan pendanaan digital. Mereka diajak untuk memahami bahwa menggunakan layanan ini harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial mereka. Pemahaman yang baik tentang manfaat dan risiko, biaya, serta ketentuan produk seperti GoPay Pinjam dan GoPay Later sangat penting agar penggunaan layanan keuangan digital bisa dilakukan dengan bertanggung jawab.
Aspirasi dan Harapan Pecalang
I Made Wena, yang menjabat sebagai Patajuh/Wakil Bandesa Agung Baga Kasukertan, Krama dan Wewidangan serta Pembina Pasikian Pacalang MDA Provinsi Bali, menyatakan bahwa pemahaman tentang pengelolaan keuangan sangat penting untuk pecalang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan merencanakan masa depan. Ia mengapresiasi pendekatan praktis dan relevan dari GoPay dalam menyajikan edukasi ini.
Membangun Kesadaran Keuangan di Masyarakat
Program Pintar Bareng GoPay tidak hanya terbatas pada pelatihan pecalang. Ini adalah bagian dari upaya lebih besar untuk membangun kesadaran finansial di masyarakat. Dengan memberikan edukasi keuangan yang menyeluruh, diharapkan masyarakat bisa lebih cerdas dalam mengelola keuangan mereka. Sejak diluncurkan pada tahun 2019, program ini telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia dengan metode edukasi yang bervariasi, baik secara daring maupun luring.
Manfaat Jangka Panjang dari Literasi Keuangan
Keterampilan yang diperoleh dari program ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kehidupan sehari-hari para pecalang dan masyarakat di sekitarnya. Beberapa manfaat jangka panjang dari peningkatan literasi keuangan pecalang antara lain:
- Peningkatan kemampuan dalam mengambil keputusan finansial yang lebih baik.
- Pengelolaan keuangan yang lebih efektif.
- Kesadaran akan pentingnya investasi untuk masa depan.
- Kemampuan untuk menghindari jebakan utang yang merugikan.
- Perencanaan keuangan yang lebih matang dan terarah.
Menghadapi Tantangan di Era Digital
Di era digital ini, akses terhadap layanan keuangan semakin mudah, namun hal ini juga diiringi dengan berbagai tantangan. Pecalang perlu dilengkapi dengan pemahaman yang baik agar tidak terjebak dalam masalah finansial akibat ketidakpahaman akan risiko dan biaya yang terkait. Program edukasi seperti Pintar Bareng GoPay menjadi salah satu solusi untuk mengatasi tantangan tersebut.
Peran Teknologi dalam Literasi Keuangan
Teknologi memainkan peran penting dalam meningkatkan literasi keuangan. Dengan berbagai aplikasi dan platform digital, masyarakat dapat memperoleh informasi dan edukasi keuangan dengan lebih mudah. Oleh karena itu, penting bagi pecalang untuk memanfaatkan teknologi ini dengan bijak. Beberapa cara untuk memanfaatkan teknologi dalam literasi keuangan adalah:
- Menggunakan aplikasi keuangan untuk mencatat pengeluaran.
- Mencari informasi tentang investasi melalui platform online.
- Berpartisipasi dalam webinar atau seminar keuangan yang diselenggarakan secara daring.
- Memanfaatkan fitur edukasi dalam aplikasi keuangan.
- Menjalin komunikasi dengan ahli keuangan melalui media sosial.
Mewujudkan Masyarakat yang Lebih Cerdas Finansial
Melalui program seperti Pintar Bareng GoPay, harapan masyarakat untuk menjadi lebih cerdas secara finansial semakin mendekati kenyataan. Edukasi yang diberikan tidak hanya menyentuh aspek teknis pengelolaan keuangan, tetapi juga membangun kesadaran akan tanggung jawab dalam menggunakan layanan keuangan. Ini adalah langkah awal yang baik dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan peningkatan literasi keuangan pecalang, diharapkan mereka dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Pengetahuan yang mereka peroleh tidak hanya akan bermanfaat bagi diri mereka sendiri, tetapi juga akan berdampak pada masyarakat secara luas. Dengan demikian, program ini bukan hanya sekadar edukasi, tetapi sebuah gerakan untuk menciptakan ekosistem keuangan yang lebih sehat di Bali dan Indonesia secara keseluruhan.
Melalui kolaborasi antara GoPay, Findaya, dan Multifinance Anak Bangsa, harapan untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas secara finansial menjadi lebih nyata. Program ini adalah contoh nyata bagaimana edukasi keuangan dapat memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat adat dan mendorong kesejahteraan yang lebih baik di masa depan.
➡️ Baca Juga: Pemkab Pamekasan Identifikasi Kejanggalan dalam Pembelian BBM Subsidi yang Terjadi
➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Mengatasi Overthinking untuk Menjaga Kesehatan Mental Harian yang Stabil




