Akhirnya, Marga Catur dan Way Gelam Dilapisi Aspal Menjadi Lebih Mulus dan Nyaman

Setelah sekian lama menanti, penduduk Desa Marga Catur dan Desa Way Gelam akhirnya dapat bernapas lega. Jalan pinggiran yang selama ini rusak parah, kini telah diperbaiki dan dilapisi aspal, memuluskan akses dan memudahkan aktivitas sehari-hari. Tidak hanya itu, perbaikan infrastruktur ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi penduduk setempat.
Peresmian Jalan Baru
Radityo Egi Pratama, Bupati Lampung Selatan, meresmikan dua ruas jalan ini pada Jumat, 6 Maret 2026. Kedatangannya disambut dengan antusiasme oleh warga yang telah lama menantikan peningkatan infrastruktur di wilayah mereka.
Untuk warga lokal, pembangunan jalan yang kini telah mulus ini bukan hanya sekedar proyek. Ini adalah harapan baru yang akan mempermudah aktivitas sehari-hari mereka dan membuka peluang ekonomi yang lebih baik.
Jalan Kalirejo-Marga Catur
Di Desa Marga Catur, Bupati Egi meresmikan ruas Jalan Kalirejo-Marga Catur yang memiliki panjang sekitar 950 meter dan lebar sekitar 4 meter. Jalan ini kini telah direparasi, memudahkan akses masyarakat menuju pusat aktivitas ekonomi dan pemukiman.
“Semoga jalan ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat. Saya berharap jalan ini dijaga agar tetap dalam kondisi baik dan digunakan sesuai dengan tujuannya. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, ruas Jalan Kalirejo-Marga Catur saya resmikan,” ujar Egi.
Reaksi Warga Marga Catur
Moment ini menjadi emosional bagi penduduk yang merasakan langsung dampak dari kerusakan jalan tersebut. Suparmi, seorang warga Desa Marga Catur, mengaku bersyukur karena jalan yang lama rusak akhirnya bisa diperbaiki.
“Dulu jalan ini rusak sudah lama sekali. Terima kasih Pak Bupati sudah membangun jalan di Marga Catur, bahkan sudah diresmikan juga. Terima kasih banyak Pak,” kata Suparmi.
Jalan Way Gelam Kecamatan Candipuro-Balinuraga
Bukan hanya di Kalianda, Bupati Egi juga meresmikan ruas Jalan Way Gelam Kecamatan Candipuro-Balinuraga (R103) di Kecamatan Way Panji. Jalan ini memiliki panjang sekitar 1,7 kilometer dan lebar rata-rata 4 meter. Jalan ini merupakan akses penting bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas.
Egi berharap, pembangunan jalan ini menjadi penopang mobilitas warga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.
“Alhamdulillah hari ini di Way Gelam harapan masyarakat mulai terlihat. Mereka melihat secercah cahaya untuk hidup lebih baik lagi. Jalan ini diharapkan bisa menopang seluruh aktivitas masyarakat di sini,” kata Egi.
Reaksi Warga Way Gelam
Perbaikan jalan ini menjadi berarti bagi warga Way Gelam yang sudah lama menunggu. Cristina Suparmi, seorang warga setempat, menyebutkan bahwa jalan ini terakhir kali diperbaiki sekitar tahun 2014.
“Kami mewakili warga Desa Way Gelam mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan Wakil Bupati yang telah memperhatikan kami dan memperbaiki jalan menjadi lebih bagus,” tutur Cristina Suparmi.
Solihin, warga lainnya, mengungkapkan hal serupa. Dia mengatakan, kondisi jalan yang rusak sebelumnya seringkali menghambat aktivitas warga.
“Waktu jalannya rusak tidak lancar. Sekarang jalannya sudah bagus jadi senang, enak dan lancar. Terima kasih Pak Egi, jalan kami sudah bagus. Mudah-mudahan bapak panjang umur dan diberi keberkahan oleh Allah SWT,” kata Solihin.
Harapan Pemerintah
Dengan diresmikannya dua ruas jalan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap mobilitas masyarakat semakin lancar. Peningkatan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah setempat.
➡️ Baca Juga: Komisi I DPR Respon Pembatasan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Tekankan Ruang Belajar Digital
➡️ Baca Juga: 29 Sekolah Pasca-Bencana Direvitalisasi dan Siap Digunakan untuk Meningkatkan Semangat Belajar
