slot depo 10k slot depo 10k
Hiburan

Angga Yunanda Terkejut Saat Baca Naskah Para Perasuk, Ada Adegan Ditampar Sosis

Jakarta – Film terbaru arahan sutradara Wregas Bhanuteja, berjudul Para Perasuk, siap menjadikan gelaran perfilman Indonesia semakin menarik. Dengan dukungan dari Rekata Studio, film ini mengisahkan perjalanan seorang pemuda bernama Bayu yang bercita-cita untuk menjadi perasuk dalam ritual pesta sambetan di desanya, Kampung Latas. Dikenal dengan para pemain berbakat seperti Angga Yunanda, Maudy Ayunda, Anggun, Bryan Domani, dan Chicco Kurniawan, Angga Yunanda sendiri mendapatkan kehormatan untuk memerankan karakter utama, Bayu. Dalam sebuah wawancara, Angga mengungkapkan betapa terkejutnya ia saat pertama kali membaca naskah Para Perasuk. Ia mengaku banyak adegan dalam naskah yang terasa tidak biasa dan melampaui ekspektasinya sebagai seorang aktor.

Kejutan dalam Naskah Para Perasuk

Angga Yunanda menjelaskan bahwa reaksi pertamanya ketika membaca naskah sangat beragam. Banyaknya adegan yang aneh dan tidak terduga, seperti adegan di mana ia ditampar dengan sosis, membuatnya bertanya-tanya bagaimana ia bisa menghidupkan setiap momen yang ditulis oleh Wregas. “Begitu membaca skenario, saya langsung berpikir, bagaimana saya harus berakting? Ada satu adegan yang ditampar sosis, dan saya bertanya, ‘ditampar sosis? Bagaimana ini bisa terjadi?’ Lalu ada adegan di mana saya dituang galon, yang membuat saya semakin penasaran,” ujar Angga.

Namun, seiring dengan pemahaman yang mendalam terhadap cerita, Angga mulai melihat film ini dari sudut pandang yang berbeda. Ia menyadari bahwa meskipun ada elemen humor dan absurd, film ini memiliki kedalaman emosional yang sangat kuat. “Setelah memahami lebih dalam, saya menyadari bahwa film ini sangat kaya emosi. Di bagian tengah film, saya merasakan banyak perasaan yang menyenangkan,” tambahnya.

Karakter Bayu dan Beban Emosionalnya

Sebagai karakter utama, Bayu tidak hanya memiliki cita-cita, tetapi juga menyimpan beban emosional yang berat. Angga merasakan bahwa ambisi Bayu bisa berubah menjadi obsesi yang memaksanya untuk mengorbankan banyak hal, termasuk dirinya sendiri. “Ada rasa remuk yang saya rasakan karena melihat usaha Bayu untuk meraih mimpinya. Saking kerasnya berusaha, ambisi ini bisa berubah menjadi obsesi yang mempengaruhi hidupnya dan orang-orang di sekitarnya,” jelas Angga.

Proses Persiapan yang Intensif

Untuk mendalami peran Bayu, Angga menghabiskan waktu selama dua bulan dalam proses persiapan yang menguras tenaga. Ia menjalani berbagai kegiatan mulai dari workshop, reading, hingga latihan langsung bersama Wregas Bhanuteja. “Selama dua bulan, kami melakukan banyak hal, mulai dari workshop hingga sesi latihan yang sangat intensif. Salah satunya adalah belajar melintah, yang membuat saya merasa seperti mengalami krisis fisik,” ungkap Angga.

Proses latihan ini mengubah cara Angga dalam mengontrol tubuh dan emosinya. Ia merasa lebih mampu untuk membiarkan tubuhnya bergerak secara natural sesuai dengan kebutuhan adegan, meskipun tetap memerlukan dorongan dari dalam diri. “Setelah melalui latihan ini, saya jadi lebih bisa membiarkan tubuh saya bergerak dengan cara yang sesuai. Namun, tetap harus ada motivasi dari dalam diri,” tuturnya.

Tantangan Ekstrem dalam Berperan

Salah satu tantangan yang paling ekstrem yang dihadapi Angga adalah bermain alat musik slompret dalam posisi terbalik. Adegan ini tak hanya menguji kestabilan tubuhnya, tetapi juga memerlukan kekuatan fisik yang luar biasa. “Latihan untuk bermain slompret sambil terbalik adalah salah satu yang paling berat. Saya harus mempersiapkan stamina untuk bisa tetap stabil selama berjam-jam,” jelasnya.

  • Persiapan intensif selama dua bulan
  • Latihan berbagai teknik akting dan fisik
  • Belajar melintah untuk menambah kedalaman karakter
  • Tantangan memainkan alat musik dalam posisi terbalik
  • Keterlibatan emosional yang mendalam dengan karakter

Film Para Perasuk: Tanggal Rilis dan Ekspektasi

Film Para Perasuk dijadwalkan akan tayang di bioskop Indonesia pada 23 April 2026. Sebelum penayangan secara luas, film ini akan melakukan premier di Festival Film Sundance pada 24 Januari 2026 dan berkompetisi dalam kategori World Cinema Dramatic Competition. Dengan berbagai elemen unik dan cerita yang mendalam, Para Perasuk diharapkan dapat menarik perhatian penonton dan memberikan pengalaman sinematik yang berbeda.

Perjalanan Angga Yunanda dalam berkarir sebagai aktor semakin terlihat berwarna dengan proyek ini. Ia tidak hanya berusaha untuk menghidupkan karakter Bayu, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dalam setiap adegan. “Saya berharap penonton bisa merasakan apa yang saya rasakan dalam film ini, dan semoga mereka bisa terhubung dengan cerita dan karakter yang ada,” tutup Angga.

➡️ Baca Juga: Marathon Targetkan Penjualan 1,2 Juta Kopi, PlayStation Kontribusi 19 Persen Dari Total Penjualan

➡️ Baca Juga: Panduan Lengkap Jasa Pembuatan Mockup Produk untuk Meningkatkan Bisnis Fashion Anda

Related Articles

Back to top button