slot depo 10k slot depo 10k
belajar skincareTips

Glosarium Skincare: 30+ Istilah dan Arti Kandungan untuk Pilihan Tepat

Apakah Anda sering merasa bingung ketika melihat daftar kandungan dalam produk skincare? Saat ingin membeli serum, Anda mungkin dihadapkan dengan istilah seperti niacinamide, retinol, hyaluronic acid, peptide, dan ceramide. Belum lagi istilah-istilah seperti AHA, BHA, skin barrier, purging, dan non-comedogenic, yang semakin sering muncul di berbagai platform media sosial. Kebingungan ini bisa menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang baru memulai perjalanan dalam perawatan kulit.

Jika Anda pernah melihat nama-nama kandungan di kemasan skincare dan bertanya-tanya tentang fungsinya, maka artikel ini akan sangat bermanfaat. Dengan membaca hingga akhir, Anda akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang berbagai istilah dalam dunia skincare dan dapat membuat keputusan yang lebih tepat saat memilih produk.

Melalui glosarium skincare ini, Anda akan menemukan penjelasan mengenai kandungan aktif dan istilah-istilah yang umum digunakan dalam perawatan kulit. Sebelum Anda terjun mengikuti tren atau menambahkan produk ke dalam keranjang belanja, penting untuk mengetahui apa yang sebenarnya Anda gunakan.

Glosarium Skincare: Kandungan Aktif yang Sering Ditemukan

Glosarium ini akan diperbarui secara berkala untuk mencakup istilah dan kandungan skincare baru yang sedang populer, sehingga Anda selalu mendapatkan informasi terkini.

A. Istilah Seputar Kandungan Aktif Skincare

AHA (alpha hydroxy acid) adalah kelompok bahan eksfoliasi yang bekerja terutama di permukaan kulit untuk membantu mengangkat sel-sel kulit mati. Contoh AHA yang umum ditemukan dalam produk skincare antara lain glycolic acid, lactic acid, dan mandelic acid.

Kandungan ini sering digunakan dalam produk yang bertujuan untuk memperbaiki tekstur kulit dan membuatnya terlihat lebih bercahaya.

Azelaic acid adalah bahan yang sering dipakai dalam perawatan kulit berjerawat dan untuk mengatasi kemerahan. Selain itu, ia juga bermanfaat untuk memperbaiki tampilan noda bekas jerawat dan warna kulit yang tidak merata.

BHA atau beta hydroxy acid adalah kelompok eksfolian yang paling dikenal melalui salicylic acid. Bahan ini efektif dalam membersihkan sel-sel kulit mati dan penumpukan minyak di pori-pori, sehingga sering kali ditemukan dalam produk untuk kulit berminyak dan berjerawat.

Bakuchiol merupakan bahan alami yang banyak digunakan dalam produk perawatan kulit, termasuk yang bertujuan untuk anti-aging. Bahan ini sering dipromosikan sebagai alternatif berbasis tanaman untuk retinol, meskipun bakuchiol dan retinoid memiliki karakteristik dan bukti penelitian yang berbeda.

Ceramide adalah lipid alami yang terdapat di kulit. Dalam produk skincare, ceramide membantu menjaga kelembapan dan mendukung fungsi skin barrier. Kandungan ini biasanya terdapat dalam pelembap, terutama yang ditujukan untuk kulit kering atau saat skin barrier perlu perhatian ekstra.

Hyaluronic acid berfungsi sebagai humektan yang menarik dan mempertahankan kelembapan, menjadikan kulit terasa lebih lembap. Kandungan ini populer karena dapat ditemukan dalam berbagai produk seperti serum, toner, essence, dan pelembap.

Niacinamide, yang merupakan bentuk vitamin B3, banyak digunakan dalam skincare. Ia dapat membantu mendukung skin barrier, menjaga kelembapan, dan meratakan warna kulit. Niacinamide juga mudah ditemukan dalam berbagai jenis produk, sehingga bisa menjadi bagian dari rutinitas harian Anda.

Peptide adalah rantai pendek asam amino yang digunakan dalam produk perawatan kulit. Beberapa jenis peptide tertentu dikaitkan dengan perawatan tanda-tanda penuaan, dan manfaatnya bervariasi tergantung pada formulasi produk.

Retinol, sebagai salah satu jenis retinoid, dikenal karena kemampuannya dalam mendukung regenerasi sel kulit dan memperbaiki tampilan garis halus, tekstur, serta noda. Namun, retinol juga bisa menyebabkan iritasi pada beberapa orang, terutama saat pertama kali digunakan, sehingga penting untuk memulai dengan perlahan.

Salicylic acid, sebagai salah satu jenis BHA, membantu mengeksfoliasi dan membersihkan penumpukan minyak serta sel kulit mati dari pori-pori. Oleh karena itu, kandungan ini banyak ditemukan dalam produk yang dirancang untuk kulit berminyak dan rentan berjerawat.

Squalane adalah bahan emolien yang membuat kulit terasa lebih lembut dan membantu menjaga kelembapan. Kandungan ini umumnya ditemukan dalam pelembap maupun face oil.

Tranexamic acid semakin populer dalam produk skincare yang bertujuan untuk menyamarkan noda hitam dan hiperpigmentasi. Kandungan ini berfungsi dengan mempengaruhi proses yang berkaitan dengan pembentukan pigmentasi pada kulit.

Vitamin C adalah antioksidan yang banyak digunakan dalam skincare, berfungsi untuk melindungi kulit dari radikal bebas dan mendukung tampilan kulit yang lebih cerah. Salah satu bentuk vitamin C yang terkenal adalah L-ascorbic acid, yang sering muncul di label produk.

B. Istilah yang Banyak Ditemukan di Label Produk Skincare

Active ingredients atau kandungan aktif adalah bahan yang ditambahkan ke dalam produk untuk memberikan efek atau manfaat tertentu pada kulit. Contohnya termasuk retinol, salicylic acid, niacinamide, dan vitamin C.

Antioksidan adalah bahan yang membantu melindungi kulit dari efek radikal bebas. Vitamin C dan vitamin E adalah contoh kandungan dengan aktivitas antioksidan.

Broad spectrum adalah istilah pada produk tabir surya (sunscreen) yang menunjukkan bahwa produk tersebut mampu memberikan perlindungan menyeluruh terhadap dua jenis radiasi ultraviolet (UV), yaitu UVA dan UVB. Ini berbeda dengan SPF, yang hanya mengukur seberapa kuat produk melindungi dari sinar UVB yang menyebabkan kulit terbakar.

Emollient adalah bahan yang membantu melembutkan kulit dengan mengisi celah di antara sel-sel kulit pada lapisan terluar. Contoh emolien termasuk squalane dan beberapa jenis minyak alami.

Humektan adalah bahan yang menarik air, sehingga kulit terasa lebih lembap. Beberapa contoh humektan yang umum digunakan adalah hyaluronic acid, glycerin, dan panthenol.

Non-comedogenic adalah istilah untuk produk yang diformulasikan agar tidak menyumbat pori-pori. Meskipun demikian, istilah ini tidak menjamin bahwa produk tersebut cocok untuk semua orang, karena setiap individu memiliki kondisi kulit yang berbeda.

Occlusive adalah jenis bahan dalam pelembap yang berfungsi membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit untuk mengunci kelembapan dan mencegahnya menguap. Petrolatum adalah salah satu contoh bahan yang bersifat oklusif.

pH menunjukkan tingkat keasaman atau kebasaan suatu produk. Dalam skincare, pH adalah salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam formulasi, karena dapat mempengaruhi karakteristik produk dan kinerja bahan tertentu.

SPF atau sun protection factor adalah ukuran yang berkaitan dengan kemampuan sunscreen dalam memberikan perlindungan dari radiasi UVB. Angka SPF yang lebih tinggi tidak selalu berarti perlindungan yang lebih baik secara proporsional.

UVA adalah salah satu jenis radiasi ultraviolet yang dapat mencapai permukaan bumi dan berkontribusi terhadap berbagai efek pada kulit, termasuk penuaan dini. Oleh karena itu, perlindungan terhadap UVA penting saat menggunakan sunscreen.

UVB adalah jenis radiasi ultraviolet yang terutama berhubungan dengan kulit terbakar akibat paparan sinar matahari. Sunscreen yang melindungi dari UVB biasanya ditunjukkan dengan nilai SPF.

C. Istilah Skincare yang Berkaitan dengan Kondisi Kulit

Skin barrier adalah lapisan pelindung terluar kulit yang berfungsi untuk mempertahankan kelembapan dan melindungi kulit dari berbagai faktor lingkungan. Ketika fungsi skin barrier terganggu, kulit bisa menjadi kering, terasa perih, mudah kemerahan, atau lebih sensitif.

Purging adalah kondisi saat penggunaan bahan tertentu yang mempercepat pergantian sel kulit menyebabkan masalah yang sudah ada di bawah permukaan kulit muncul lebih cepat. Ini sering kali terkait dengan bahan aktif tertentu seperti retinoid dan eksfolian. Namun, tidak semua jerawat atau masalah kulit yang muncul setelah mencoba produk baru bisa disebut purging.

Patch test adalah metode untuk mencoba produk di area kulit kecil terlebih dahulu sebelum menggunakannya secara lebih luas. Metode ini dapat membantu Anda melihat apakah kulit menunjukkan reaksi negatif terhadap produk tertentu.

Kulit sensitif atau sensitive skin adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan kulit yang mudah mengalami rasa perih, terbakar, gatal, kemerahan, atau ketidaknyamanan saat terpapar produk atau faktor tertentu. Kulit sensitif bukan sekadar jenis kulit seperti kering atau berminyak dan bisa terjadi bersamaan dengan berbagai kondisi kulit lainnya.

D. Istilah Skincare yang Pernah Viral dan Artinya

Double cleansing adalah metode pembersihan wajah dalam dua tahap. Tahap pertama biasanya menggunakan produk pembersih berbasis minyak atau cleansing water untuk mengangkat sunscreen, makeup, dan kotoran. Setelah itu, wajah dibersihkan kembali dengan pembersih berbasis air.

Skin cycling adalah metode pengaturan penggunaan bahan aktif dalam beberapa malam secara bergantian. Pola yang populer biasanya melibatkan malam eksfoliasi, malam penggunaan retinoid, dan beberapa malam berikutnya untuk fokus pada pemulihan kulit.

Slugging adalah teknik yang menggunakan produk oklusif sebagai langkah terakhir dalam rutinitas skincare untuk mengurangi kehilangan air dari permukaan kulit. Teknik ini populer di media sosial, tetapi belum tentu dibutuhkan oleh semua jenis kulit.

Layering adalah praktik penggunaan beberapa produk skincare secara berurutan dalam satu rutinitas. Biasanya, produk digunakan dari tekstur yang lebih ringan ke yang lebih berat, meskipun urutan penggunaannya dapat bervariasi berdasarkan formulasi dan tujuan masing-masing produk.

Memahami istilah skincare sangat penting. Pengetahuan ini tidak berarti Anda harus menghafal semua nama kandungan yang ada di pasaran. Namun, pemahaman dasar ini dapat membantu Anda lebih kritis saat membaca label produk atau melihat rekomendasi skincare di media sosial.

Contohnya, mengetahui perbedaan antara AHA dan BHA dapat membantu Anda memahami jenis eksfoliasi yang digunakan dalam produk. Tidak kalah pentingnya, jangan beranggapan bahwa semakin banyak kandungan aktif berarti semakin baik produk tersebut. Saat memilih skincare, sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan dan toleransi kulit Anda.

Dunia skincare terus berkembang. Istilah baru dapat muncul dari penelitian, inovasi produk, tren kecantikan, hingga media sosial. Oleh karena itu, daftar ini tidak berhenti di 30+ istilah saja. Jika ada kandungan atau istilah baru yang mulai sering digunakan, glosarium ini akan diperbarui agar tetap relevan dan menjadi referensi yang mudah dipahami.

Jika Anda merasa artikel ini membantu Anda memahami istilah skincare yang selama ini membingungkan, jangan ragu untuk membagikannya kepada teman atau keluarga yang juga sedang belajar tentang perawatan kulit. Siapa tahu, mereka bisa lebih bijak dalam memilih skincare. Jangan lupa juga untuk membaca rekomendasi skincare untuk anak usia 12 tahun di sini.

FAQ

Apa itu glosarium skincare?

Glosarium skincare adalah kumpulan istilah, kandungan aktif, dan istilah perawatan kulit beserta penjelasan singkatnya agar lebih mudah dipahami, terutama bagi Anda yang masih belajar memilih dan menggunakan produk skincare.

Apakah semua kandungan skincare cocok untuk semua jenis kulit?

Tidak. Setiap kandungan memiliki fungsi, cara penggunaan, dan potensi efek yang berbeda. Kecocokannya juga bergantung pada kondisi serta toleransi kulit masing-masing, sehingga sebaiknya jangan memilih produk hanya karena sedang viral.

Apa saja istilah skincare yang penting diketahui pemula?

Beberapa istilah dasar yang penting dipahami pemula antara lain active ingredients, skin barrier, AHA, BHA, retinol, niacinamide, hyaluronic acid, ceramide, humectant, emollient, occlusive, SPF, patch test, purging, dan non-comedogenic. Memahami istilah tersebut dapat membantu Anda membaca label produk dan mengetahui fungsi dasar kandungan skincare.

➡️ Baca Juga: AC Milan Tawarkan Rafael Leao ke Klub Eropa, Barcelona Jadi Calon Utama dengan Harga Terjangkau

➡️ Baca Juga: Kasus Penistaan Agama di Ancol, Wali Kota Jakut Ajak Warga Jaga Keamanan Bersama

Back to top button