Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Armada untuk Memperkuat Distribusi BBM di Kalimantan Barat

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan telah mengambil langkah signifikan untuk meningkatkan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat. Dalam upaya ini, perusahaan menambah armada mobil tangki dan membuka titik suplai alternatif di Tayan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa pasokan BBM dapat berjalan lancar, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki jarak tempuh yang cukup jauh.
Penguatan Distribusi BBM di Kalimantan Barat
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menjelaskan bahwa penguatan ini bertujuan untuk menjaga kelancaran penyaluran BBM kepada lembaga penyalur. Dalam keterangan persnya, dia menekankan pentingnya fleksibilitas dalam distribusi, terutama di daerah yang membutuhkan waktu perjalanan lebih lama.
Pertamina telah menambah armada distribusi dengan mendatangkan lima mobil tangki dari Pulau Jawa dan empat unit lainnya dari Kalimantan Selatan. Penambahan ini sangat penting untuk memperkuat jaringan distribusi yang ada dan memastikan ketepatan waktu pengiriman.
Penambahan Armada dan Dampaknya
Setelah penambahan armada baru, jumlah mobil tangki yang beroperasi melalui skema “spot charter” di Kalimantan Barat kini mencapai 46 unit. Ini adalah langkah strategis untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat di wilayah tersebut.
Edi Mangun menambahkan, “Kami terus berupaya menyesuaikan armada kami dengan kebutuhan di lapangan. Penambahan armada melalui skema ‘spot charter’ ini berkontribusi besar terhadap penguatan kapasitas distribusi kami.” Hal ini memberikan dampak positif bagi keberlangsungan pasokan BBM di Kalimantan Barat.
Strategi Penyaluran Darurat
Pertamina juga menerapkan mode penyaluran darurat dengan memanfaatkan Integrated Terminal (IT) Pontianak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesinambungan pasokan ke berbagai daerah seperti Sintang dan Sanggau. Dengan adanya IT Pontianak, proses pengiriman menjadi lebih terencana dan terkoordinasi.
Sebagai tambahan, Pertamina telah menyediakan suplai poin sementara dengan pola *direct loading*. Dalam pola ini, pemuatan BBM dilakukan langsung dari kapal tanker ke mobil tangki di dermaga Tayan, Kabupaten Sanggau. Ini merupakan inovasi yang bertujuan mempersingkat waktu distribusi dan meningkatkan efisiensi pengiriman BBM ke lembaga penyalur.
Manfaat Suplai Poin Sementara
Fasilitas suplai poin sementara ini menjadi jalur alternatif yang signifikan. Dengan keberadaan lokasi ini, waktu distribusi dapat diperpendek, dan fleksibilitas pengiriman BBM ke Sanggau dan sekitarnya meningkat. Hal ini sangat krusial dalam menjaga ketepatan pasokan di tengah permintaan yang tinggi.
- Pengurangan waktu distribusi
- Meningkatkan fleksibilitas pengiriman
- Menjamin ketersediaan BBM di daerah terpencil
- Mendukung penyaluran yang lebih efisien
- Mempermudah akses bagi lembaga penyalur
Dukungan Keselamatan Operasional
Untuk menjaga keselamatan selama operasional, Pertamina telah membuka tiga lokasi tempat istirahat bagi mobil tangki dan Awak Mobil Tangki (AMT) yang melakukan perjalanan dari IT Pontianak. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi kelelahan dan menjaga kinerja tim yang terlibat dalam distribusi BBM.
Pertamina juga menambah jumlah personel pendukung di IT Pontianak. Persiapan AMT cadangan dilakukan untuk memastikan bahwa distribusi tetap berjalan lancar dan tidak terhambat oleh kendala operasional. Dengan langkah-langkah ini, Pertamina berkomitmen untuk menjaga keandalan pasokan energi di Kalimantan Barat.
Pertimbangan Terhadap Kesejahteraan Tim
Keberadaan tempat istirahat dan penambahan personel merupakan bagian dari strategi terpadu yang diterapkan oleh Pertamina. Edi Mangun menjelaskan, “Langkah-langkah ini adalah bagian dari upaya kami untuk menjaga keandalan distribusi energi di Kalimantan Barat.” Kesejahteraan tim sangat diperhatikan, mengingat mereka berperan penting dalam kelancaran operasional.
Dengan semua langkah yang diambil, Pertamina berupaya untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan akses yang lebih baik terhadap BBM, sesuai dengan kebutuhan dan peruntukannya. Masyarakat juga diimbau untuk membeli BBM dengan bijak dan menghubungi Pertamina Contact Center 135 jika membutuhkan informasi lebih lanjut atau mengalami kendala terkait produk dan pelayanan.
Kesimpulan
Pertamina Patra Niaga terus melakukan inovasi dan peningkatan dalam distribusi BBM di Kalimantan Barat. Dengan penambahan armada, penguatan infrastruktur, dan perhatian terhadap keselamatan operasional, perusahaan berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat. Keberhasilan langkah-langkah ini akan sangat bergantung pada kerjasama dan sinergi antara Pertamina dan lembaga penyalur, serta dukungan dari masyarakat.
➡️ Baca Juga: Subsidi Motor Listrik Segera Diberlakukan Mulai September 2026
➡️ Baca Juga: Jakarta Terapkan Kebijakan WFH, Pramono Tunggu Instruksi dari Pemerintah Pusat




