PLN Pastikan Kesiapan SPKLU di Rute Surabaya-Bali Menjelang Arus Mudik Lebaran 2026 Siap Optimal

Menjelang Lebaran 2026, PT PLN (Persero) terus berupaya memastikan kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik di jalur mudik Jawa hingga Bali. Dalam rangka mempersiapkan layanan ini, Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, melakukan pengecekan langsung pada beberapa Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang rute Surabaya hingga Denpasar, Bali.
Kesiapan SPKLU Surabaya-Bali Lebaran 2026
Adi Priyanto dan timnya melakukan pengecekan di beberapa SPKLU di rest area dan lokasi strategis lainnya di jalur utama menuju Bali. Tujuan pengecekan ini adalah memastikan bahwa semua infrastruktur pengisian kendaraan listrik berada dalam kondisi optimal, terutama menjelang peningkatan mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.
“Kami ingin memastikan secara langsung bahwa semua SPKLU di koridor Surabaya hingga Bali beroperasi dengan baik dan siap melayani pengguna kendaraan listrik. Tren penggunaan kendaraan listrik terus meningkat, termasuk untuk perjalanan jarak jauh saat musim mudik Lebaran,” ujar Adi.
Penyediaan Infrastruktur Pengisian Kendaraan Listrik
PLN terus berupaya memperkuat kesiapan infrastruktur kendaraan listrik, terutama di jalur strategis yang menjadi rute perjalanan utama masyarakat selama periode libur panjang. Saat ini, PLN bersama mitra telah menyediakan 4.769 unit EV charger yang tersebar di 3.078 lokasi di seluruh Indonesia.
Infrastruktur ini terdiri dari berbagai tipe pengisian daya, mulai dari Ultra Fast Charging, Fast Charging, Medium Charging hingga Standard Charging, yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna kendaraan listrik. Untuk mendukung periode mudik Lebaran 2026, PLN juga menyiapkan 1.681 unit SPKLU yang tersebar di 994 lokasi jalur mudik di wilayah Sumatera, Jawa hingga Bali.
Penyiagaan Petugas SPKLU
Seluruh SPKLU tersebut didukung oleh lebih dari 5.000 petugas siaga yang berjaga selama 24 jam dalam tiga shift untuk memastikan pelayanan kepada pengguna kendaraan listrik tetap berjalan optimal. Selain itu, PLN juga menyiagakan SPKLU mobile dan emergency charging untuk mengantisipasi kondisi darurat yang mungkin dialami pengguna kendaraan listrik di perjalanan.
“Kami juga menyiapkan SPKLU mobile dan unit emergency yang dapat bergerak cepat apabila pengguna kendaraan listrik mengalami kendala di perjalanan. Dengan dukungan ini, kami ingin memastikan perjalanan pengguna EV selama mudik tetap aman dan nyaman,” kata Adi.
Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik
Adi menambahkan bahwa PLN terus mengembangkan ekosistem kendaraan listrik terintegrasi melalui aplikasi PLN Mobile. Dengan aplikasi ini, pengguna kendaraan listrik dapat dengan mudah menemukan lokasi SPKLU terdekat, merencanakan perjalanan dengan fitur Trip Planner, hingga memantau antrean pengisian daya secara real time melalui fitur AntreEV.
“Kami ingin memastikan pengalaman pengguna kendaraan listrik semakin nyaman. PLN Mobile menjadi bagian penting dari ekosistem ini karena memudahkan pengguna merencanakan perjalanan dan mengakses layanan pengisian daya secara lebih efisien,” ujar Adi.
Penguatan SPKLU Center
PLN juga memperkuat pengembangan SPKLU Center di berbagai titik strategis untuk memastikan perjalanan kendaraan listrik jarak jauh dapat dilakukan dengan lebih nyaman. Saat ini, jarak antar SPKLU Center di jalur Trans Jawa telah dipadatkan dari sebelumnya sekitar 300 kilometer menjadi sekitar 150 hingga 200 kilometer, sehingga semakin memudahkan pengguna EV dalam melakukan perjalanan antarkota.
Adi menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur kendaraan listrik menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung transisi energi nasional sekaligus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. “Momentum mudik Lebaran menjadi salah satu ujian kesiapan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia. PLN berkomitmen memastikan pengguna EV dapat melakukan perjalanan ke kampung halaman dengan nyaman, tanpa khawatir terkait ketersediaan fasilitas pengisian daya,” tutup Adi.
➡️ Baca Juga: Strategi Diversifikasi Aset Efektif Menghadapi Gejolak Global dan Ketegangan AS-Iran
➡️ Baca Juga: Ini 3 Trouble Spot yang Berpotensi Picu Kemacetan Mudik di Cimahi dan Sekitarnya


