slot depo 10k slot depo 10k
Daerah

Bupati Lampung Selatan Tingkatkan Budidaya Melon dan Anggur Melalui BUMDes

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, tengah berupaya untuk mengembangkan budidaya melon dan anggur melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Inisiatif ini tidak hanya berfungsi untuk memberdayakan masyarakat, tetapi juga bertujuan untuk memperkuat perekonomian desa. Model ini diharapkan dapat diterapkan di daerah lain, menciptakan dampak positif yang lebih luas.

Kunjungan ke Kebun BUMDes Merak Berseri

Pada Rabu, 2 September, Bupati Egi mengunjungi kebun budidaya melon dan anggur yang dikelola oleh BUMDes Merak Berseri, yang terletak di Dusun Tanjung Waras, Desa Merak Batin, Kecamatan Natar. Dalam kesempatan itu, ia menyaksikan langsung praktik budidaya yang dilakukan dan mengapresiasi inovasi yang diterapkan oleh kelompok masyarakat tersebut.

Nilai Tambah Budidaya Melon dan Anggur

Bupati Egi mengungkapkan bahwa pengembangan budidaya melon dan anggur oleh BUMDes Merak Berseri memiliki nilai lebih. Selain berfokus pada hasil pertanian, kegiatan ini juga mencakup aspek pemberdayaan masyarakat dan pariwisata edukatif. Dengan demikian, keberadaan kebun ini tidak hanya berfungsi sebagai sumber pangan, tetapi juga sebagai tempat pembelajaran bagi masyarakat.

“Kegiatan ini menunjukkan inovasi luar biasa di bidang ketahanan pangan, khususnya untuk komoditas melon dan anggur. Yang menarik, program ini juga mengintegrasikan konsep pariwisata,” jelas Bupati Egi.

Pola Pemberdayaan Masyarakat yang Berkelanjutan

Menurut Bupati, pendekatan yang diterapkan oleh BUMDes Merak Berseri bisa menjadi model pemberdayaan masyarakat yang lebih luas. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan potensi dan sumber daya yang ada di setiap desa. Dengan memulai dari unit terkecil, seperti Rukun Warga (RW), pengembangan dapat dilanjutkan ke tingkat dusun, desa, hingga kecamatan.

Strategi Duplikasi Program

“Kita harus memastikan bahwa konsep ini dapat direplikasi dengan menekankan pemberdayaan masyarakat di desa. Kami akan mulai dari RW, kemudian mengembangkannya menjadi dusun dan desa, bahkan kecamatan. Ini bisa menjadi program unggulan, yang sering kita sebut sebagai satu desa satu produk,” ujarnya.

Untuk merealisasikan program ini, Bupati Egi mengharapkan pengelola budidaya untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat yang berminat untuk mengembangkan usaha serupa. Pendampingan ini penting agar pengetahuan dan keterampilan dapat disebarluaskan.

Menjadi Contoh Keberhasilan

Keberhasilan yang sudah dicapai oleh BUMDes Merak Berseri diharapkan dapat menjadi teladan bagi masyarakat lain. Bupati menekankan bahwa manfaat ekonomi dari potensi pertanian harus dapat dirasakan oleh lebih banyak orang.

“Saya ingin agar masyarakat yang telah berhasil dapat membantu yang lain. Mari kita buat model program yang terbaik, kemudian berdiskusi dengan camat dan perangkat daerah terkait,” tambahnya.

Pembangunan Pasar untuk Hasil Pertanian

Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk menguatkan kapasitas masyarakat. Salah satu langkah yang diambil adalah mendorong terbentuknya pasar yang dapat menyerap hasil produksi petani. Dengan demikian, usaha yang dikembangkan akan memiliki kepastian dalam penyerapan produk.

  • Pemenuhan kebutuhan pangan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Lampung Selatan.
  • Pengembangan jaringan distribusi yang efisien untuk hasil pertanian.
  • Kolaborasi antara petani dan pengelola SPPG untuk menentukan kebutuhan pasar.
  • Memfasilitasi pelatihan dan pendampingan bagi petani baru.
  • Menjalin kerjasama dengan lembaga pemerintahan dan swasta untuk meningkatkan daya saing produk.

Peluang Wisata Berbasis Masyarakat

Bupati Egi juga melihat potensi budidaya melon dan anggur untuk dijadikan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat. Pengembangan kawasan yang terpadu diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi hasil pertanian sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal.

Dengan memadukan aspek pertanian dan pariwisata, program ini tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga menarik minat pengunjung untuk belajar dan menikmati keindahan alam serta hasil pertanian yang berkualitas. Ini adalah langkah nyata untuk menciptakan sinergi antara ekonomi lokal dan pariwisata.

Inisiatif ini menjadi contoh bagaimana pengembangan budidaya melon dan anggur dapat memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat. Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan program ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Budidaya melon dan anggur yang dilakukan oleh BUMDes Merak Berseri adalah langkah awal yang menginspirasi. Dengan dukungan dan kerjasama yang baik, tidak ada batasan untuk apa yang dapat dicapai oleh masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan mengembangkan potensi daerah mereka.

➡️ Baca Juga: Kopdes Merah Putih Siap Lengkapi Klinik dan Apotek Desa untuk Layanan Kesehatan Optimal

➡️ Baca Juga: Penukaran Uang Baru di BRI Dibatasi 100 Orang per Hari, Maksimal Rp5,3 Juta

Related Articles

Back to top button